Menunggu Waktu 1 comment
Kisi-Kisi UAS Februari 2012: AIP dan SMK Leave a comment
AIP (tutup buku): terdiri 7 soal; 3 soal berkenaan dengan opsi (45%); 1 soal future (a,b); 1 soal evaluasi kinerja portopolio (a,b); 1 soal produk keuangan (produknya asuransi xxx; anda diminta memberi alasan, +/-; dll); dan satu soal risk dan return (sebelum UTS)…. soal-soal gampang-gampang susah; tidak pakai ampun kalo salah
SMK: tutup buku; terdiri dari 12 soal: 1-5 (10 point/soal) berkenaan dengan peertanyaan jelaskan xxx…. atau mengapa? 6-10 (5 point/soal) berkenaan dengan penjelasan items tertentu misal: IHSG itu apa?; 11-12: berupa 1 berkenaan dengan paper yang dibahas di kuliah (pilih 1 dari 3 paper) satu diminta untuk membuat riset berkenaan dengan 1 topik tertentu
untuk kalian semua…. semoga sukses selalu
Secangkir Koffee Leave a comment
Hujan di terik hari
Kupahat Kau dalam bayangan, agar dapat kurasakan Kau dengan berlebihan. Ketika dahaga memanggil, kutuang harapan dengan segala gigil, kureguk dalam mabuk, bercumbu dalam bayangMu. Kuukir Dikau di atas air, dan arusnya menebarkan namaMu, sepanjang sungai, kuharap kubasuh wajah di situ, dan kuhirup aroma embun. Seterik ini hariku, sehujanlah kasihMu, kubawa hidup pada padang tandus, Kau beri oase di sudutnya. Biarlah kupahat dalam gumam, kubisikkan dalam diam, hidupku: hujan di terik hari!
Sang Pemberani
Ia berbicara dalam diam, menatap dalam pejam, dan melambungkan kata dengan perbuatan. Barisan seyumnya dipahat di sekujur tubuh, hingga setiap hal tersentuh kelembutan. Kulitnya dari baja, kakinya dari baja, tangannya juga, namun hatinya dari sutra. Matanya menyimpan air dengan jumlah tak hingga, dan mengalir menjadi sungai kasih sayang. Ia mengalahkan segala duka dan kesulitan, oleh tekad dan hatinya. Sungguh sang pemberani!
Ditaburi Cinta
Dapat kau rasakan bintang yang ditaburi cinta, cahaya benderang namun lembut, warnanya terang tak menyilaukan, menatapnya seperti cermin di tempat tinggi. Jika bintang pergi di pagi hari, ia melangkah pelan dan pasti, jejaknya masih disisakan di kepingan hati, disimpan dalam ruang yang kokoh, tersembunyi, dan dalam kesunyian menjadi sinar terang, seperti bintang!
Dapat kau rasakan ketika mentari ditaburi cinta, warnanya seperti pelangi, hingga kanvasmu sempurna. Oleh warna yang ada. Sekujur tubuhmu berbisik, bergetar pesona dan pancaran rasa seindah pancaran warna. Senja tak akan pernah tiba, harimu selalu baru saja dimulai!. Ditaburi cinta pada bulan, pada mentari, cahaya lembut dan warna-warni: sempurnalah!
Secangkir Koffee Manis Leave a comment
Kaki langit
Aku memandang hingga jauh, jatuh pada-Mu. Tertutup lembayung hingga pada_Mu. Berpendar bayang menyatu padaMu, dan kukumpulkan segala kekerdilan hingga besar padaMu. Kupandang jauh dan kurasa dekat, sesuatu yang hilang dan kutemukan. Mencoba jadi diri, mencari arti hidup, jauh di kaki langit, dekat di sanubari. Memandang jauh untuk mengerti arti dekat. Di kaki langi, dalam samar warna kumngerti warna aslinya: Tuhan lah segala Pencipta
Kopi Pahit
Disuguhkan kopi tuang demi tuang. Aroma demi aroma. Dihirup dan direguknya, dengan segala hasrat. Tanpa gula, sudah manis karena cinta!
Hasrat
Mungkin aku memendarkan rindu, mengunci benci dalam diam. Dan membiarkan mengikuti sungai, bermuara di laut. Dikayuh oleh ombak, disinggahkan pada pulau kesepian. Mungkin aku lepaskan temali dan berlari dalam perih, mencari luka yang kusembunyikan, hingga lelah!. Sampaikah hasratku pada langit tinggi, sedang jiwa tak pernah terbang?
secangkir Koffee Leave a comment
Koes Plus Bersaudara
Tersembunyilah waktu oleh mereka, tertahan dalam alunan indah. Sesaat ketika hari tiba, dan memulaikannya, sebuah nada pagi yang indah. Dia telah memulai lama, dan tak pernah mengakhirinya.
Aku mencari tahu, satu demi satu! Dan kukumpulkan kekaguman itu. Suatu anugerah yang disempurnakan, melalui talenta yang menjadi karya. Suatu kekayaan ruhani, penghiburan bagi manusia, selamanya
Terungkaplah kegembiraan, demikian pula duka lara. Tersajilah pengharapan, sebagaimana penyesalan. Tersempurnakanlah pujian, juga pemahaman akan kenistaan insani. Itulah bahasa hakiki; dia memilikinya
Dia menutup malam, dan menemani kelelahan. Dalam rebah menuju kelelapan, tersenandunglah doa suci. Dia telah menemani jauh, dan selalu: Koes +
Temanku
Kata yang bersahaj menerobos pintu hati manusia, ia miliki. Ia menatap dalam pejam, berbicara dalam diamnya dan menyampaikan senyuman. Ia menyentuh dan mengusap hatiku sepenuh hari. Sesaat sebelum senja tiba, ia menghentikan langkah waktu dan menitipkan satu bingkai: inilah figura kenangan, untukku, yang sempat kumiliki. Dia memberinya lebih dari hatinya, untuk disampaikan pada_Nya lewat aku. Tuhanku, Engkau tahu jasa temanku dalam hidupku!
Hujan Cinta
Senja memerah dan kopi panas, terhirup aromamu dan lembayung menggambarkan semua. Sehela nafas dalam dingin, terasa hannyat karena bayangmu. Terurai dan kembali padamu, demikianlah kiranya. Seperti pemabuk yang dahaga, mengais harapan dalam kelupaan dan sisa cinta yang tertuang, bersimbuh dalam lelah, berharap kata terakhir adalah do’a; hujanilah cinta, pada jendela senja, tempat aku menuang kopi, merajut wajahmu. Hujanilah….. hujanilah….
Pengejar Nyawa
Menderu diantara bis, memasokkan segala keberanian. Berpacu ketrampilan dan dalam satu helaan nafas, kengerian!. Seperti bermain di atas roda, ditemani pengab udara dan satu dua kisah ketragisan. Terus memacu sampai waktu menghentikannya!
Secangkir Koffee Manis Leave a comment
271. A Telenovela
Telenovela adalah ketika menimbang sesuatu dengan ketidakadilan takaran. Satu bejana terisi perasaan, sisi lainnya dipenuhi sekumpulan emosi. Semakin dicari akurasinya, semakin nyata kehilangannya. Wajah penuh dengan serpihan ilusi, dan bias-bias keindahan berpendar entah kemana
Telenovela adalah ketika cinta ditanya hakekatnya!. Sering absurd dan sengaja diabsurdkan!. Hingga, ketika cinta menjawabpun, maka sesungguhnya cinta tak mengerti jawabannya!. Celaka!
272. diminishing satisfaction
secangkir kopi yang hangat, terasa nikmat. Secangkir kopi yang hangat terasa sangat nikmat! Secangkir kopi itu lalu menjadi hambar…..
aku ingin secangkir cokelat!
273. Fans Club
Menikamkan memori dalam pikiran; membawanya dalam laju hidup. Menyantapnya di meja makan dan menciptakan insomania!
Memberi segurat senyum dan mencurahkan gula pada secangkir kopi!. Mentari tiba-tiba di depan jendela: dan hari ini kehidupan ada!
Selalulah demikian maknanya……
274. berguna, langka atau image
yang berguna adalah yang digunakan. Terserak di muka bumi, atau mesti dicari di laut luas.
Yang tidak berguna adalah yang tidak digunakan. Mungkin bersusah payah mendapatkannya di rimba raya. Merindukan, menemukan di pekat malam.
Yang berguna adalah yang dimiliki. Dinikmati dan disyukuri!
275. Sebuah kenangan
Mengingatkan sesuatu yang perlu dikenang. Ketika sebuah kendaraan, memaksakan diri, dan mengirimkan kami ke rumah sakit!. Terasa sakit! Terasa sakit, karena selalu beban hidup menghimpit!. Terasa sakit karena sang pengendara, pergi tanpa pamit!
Mengingatkan sesuatu yang perlu dikenang!. Tanpa sakit! Karena waktu menghapuskan sakit, namun tak mampu menghapus kenangan: aku, dia dan dia.
276. My lecturers
Sungguh ia pria tampan, karena di pagi hari ia telah berdiri di muka kelas. Gaung suara menggelegar, menghentak hening dari setiap hati. Ucapannya memesona, anak muda pastilah terkesima
Ia demikian tampan, karena lentur bahasa dan tingginya makna! Ia selalu menginginkan perubahan dan menjadi bayang-bayang bagi waktu!. Ia tak dapat kulupakan
Ia demikian tampan. Kecerdasannya menajubkan. Keinginan berbagi demikian tinggi!. Aroma egaliternya, mengalir di jalur nadi!. Memancar ke seluruh tubuh. Mulutnya egaliter; tangan dan kakinya demikian pula!. Eksak!
Ia demikian tampan. Karena mata air ide ada padanya!. Karena ia demikian bersemangat meneguhkan norma. karena menatap dirinya, sepenuhnya kumpulan ketekunan. Karena ia selalu berkata: Tuhanlah yang memiliki kemudahan!
Ia tak menginginkan karya menjadi sia-sia!. Semoga Tuhan, mendengar pula kata-katanya!
277. Perjalanan
Jika bertanya berapa panjang jalan yang telah kau lewati, maka kau jawab kau tak mampu mengukurnya!. Karena setiap kali kau lewati jalan itu, kau sertakan juga bayang-bayang menemanimu. Juga hatimu riuh rendah memenuhi sepanjang perjalanan
Jika bertanya berapa panjang jalan yang telah kau lewati, maka kau selalu menjawab sangat singkat!. Karena tiba-tiba saja ia telah menjadi masa lalu, dan saat ini kau dalam perjalanan baru
Namun kau selalu juga mengatakan, perjalanan panjang. Hingga kau merasa tak perlu mengukurnya. Kakimu berjalan, hatimu berjalan, waktu pun demikian. Kau tak dapat lagi melihat titik awalmu. Mungkin…, kau juga merasa tak berakhir….
Yang kau tahu adalah keniscayaan: engkau mestilah berjalan….!
278. multiplier
segerombolan angin yang mengetuk pintu, adalah kumpulan ketiadaan!. Tiba-tiba saja angin menyebarkan segar! Mungkin juga sebelum kita sempat mensyukurinya
sekawanan air yang menuntaskan dahaga, adalah kumpulan tetes! Dengan serta merta air membasuh kerongkongan dan membasahi jiwa. Kegerahan hilang sebelum kita sempat menciptakan kegerahan lainnya
sebentuk senyum dari gadis kecil, adalah kumpulan jiwa! Meluruhkan rasa sakit dan kegetiran, menuangkan cangkir demi cangkir asa, menjadi lautan doa dan usaha. Sebelum mencari makna bahagia, seorang ayah telah merasakannya!
Seorang pedagang kaki lima, menegakkan receh demi receh, dan aku termangu: telah menjadi tumpukan!. Ia olesi dengan keringat, dan recehan itu beraroma semerbak!. Mensyukuri dan menikmati
Dan demikian pula para penjahat. Tak jemu menyuntikkan tuba!. Mencoleng sekeping-sekeping, hingga kepingan hati manusia, merasa terbagi dan memakluminya.
Semua adalah kumpulan: multiplier!
279. Lemon model
Seandainya ada campuran buah, dengan rasa manis dan asam; lalu termakanlah olehmu yang asam; maka akan berpendarlah rasa kecewa!. Tak ingin lagi menikmatinya; kecuali dengan harga yang lebih murah! Tak dapat menjadi lebih murah, kecuali bertambah banyak buah yang asam….
: barang yang buruk menendang barang yang bagus!
Tetapi jika engkau mutiara, tentunya kilaumulah yang menyatakannya!. Dan kau tahu dimana mesti berada!
280. Ruhani
Ruhani seperti kelapa, terus berkembang dan berharap banyak yang mendapatkan manfaatnya. Ruhani beranjak bersama usia, namun tubuh renta perlahan meninggalkannya. Karenanya, ruhani kelak akan berjalan sendiri, setidaknya tak dapat berdansa dengan sang tubuh!. Celakalah orang-orang yang memaksakan ruhaninya. Celakalah yang tak dapat mengukur beban tubuhnya! celakalah yang mencari tantangan
Namun, adakah ruhani kita bermakna….? Ataukah kita diperdayakannya? Berasyik mabuk dalam dunia fana? Hhmm… mungkin berfatamorgana: jika saja kembali muda!
Tak akan dan tak pernah!. Kayuh saja, sampan ruhani kita pada-Nya: semoga sampai!
SMK dan MK2 Leave a comment
Nilai akhir SMK dan MK2 (tugas+uas) telah selesai; dapat diambil di depan M-Web. selamat untuk yanng selamat!
Nilai Harian MK2 Leave a comment
Nilai harian MK 2 telah dapat dilihat di meja dosen lt 7; bagi mhs yg masih memiliki nilai kosong; diperkenankan membuat tugas tambahan, paling lambat tgl 20 juli/2011 jam 17.00
mohon diperhatikan
Lowongan Kerja Bulan Juli 2011 2 comments
Lowongan kerja:
PT SAF Indonusa (anak cab lesaffre group) mencari sales adm &cust care. syarat wanita, maks 33 thn, min exp 1 thn di admin, min s1 akt/mnj keu, inggris pasif, mahir ms off; gaji min 2jt. kirimkan cv ke; cha@safindonusa.com. bekerja bulan juli
my new blog Leave a comment
kunjungilah blogbaru saya di blogger : saidkelana
